Dasar-Dasar Pemikiran Karl Heinrich Marx sebagai Tokoh Filusuf Dunia
NAMA :
Fahrida Rahmawati Ula
NIM :
13040111130130
DASAR-DASAR FILSAFAT
Komunisme
sedang berkeliaran di Eropa bahkan pada abad ke- 20 telah menjadi hantu bagi umat
manusia. Sebagian besar abad komunisme menjadi salah satu kekuatan politik dan
ideologi terdahsyat di dunia. Partai
komunis pernah merebut kekuasaan hampir
diseluruh Negara di dunia. Bahkan kita
pula tahu bahwa di Indonesia pun terdapat Partai Komunis indonesia yang pernah
juga mencapai kekuasaan serta mengancam untuk mengubah negara Pancasila menjadi
negara komunis. Namun pada abad ke- 20, komunis telah kehilangan kekuatan
terbesarnya yakni dengan kehancuran partai Komunis Indonesia sebagai buntut
kudeta Gerakan 30 September.
Di tahun 80 an Komunisme dan Marxisme mulai semakin
kelihatan sebagai kekuatan masa lampau yang ketinggalan zaman. Tetapi
meskipun kekuatan komunis telah pudar dan tantangan pancaran intelektual
pemikiran Karl Marx telah redup, pemikiran yang pernah terasa di sebagian besar
negara di dunia ini pun masih menyita
perhatian. Ketika tantangannya tidak lagi langsung terasa, pemikiran –
pemikiran yang masuk ke dalam Marxisme dan Komunisme justru perlu di teliti
kembali mengapa sampai dapat berpengaruh begitu besar.
Hal itu
lebih berlaku bagi pemikiran Karl Marx yang menjadi inspirasi dasar “Marxisme”
sebagai ideologi kaum buruh, bukan saja menjadi komponen inti ideologi
komunisme. Pemikira Marx juga menjadi salah satu rangsangan besar bagi
pemikiran sosiologi, ilmu ekonomi, dan filsafat kritis.
Karl
Heinrich Marx berasal dari keluarga romawian yahudi. Ia lahir pada tanggal 5
Mei 1818 di Jerman. Ayahnya bernama Herschel yang merupakan rabi atau guru.
Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari universitas
Berlin. Setelah lulus ia menjadi penulis dan kepala editor di koran
Radikal-liberal. Namun karena posisi politisnya, koran ini di tutup oleh
pemerintah. Dengan bebas essai2 Marx menyebarkan prinsip2 demokrasi, menolak
sifat abstrak filsafat hegelian dan mengkritik habis hal2 yang ia pandang
sebagai aksi politik yang prematur.
Marx
menyusun sebuah teori besar yang
berkaitan dengam sistem ekonomi, sistem sosial dan sistem politik. Pengikut
teori ini disebut sebagai Marxis. Marxisme mencakup materialisme historis serta
penerapannya pada kehidupan sosial. Marxisme merupakan dasar teori komunisme
modern. Teori ini tertuang dalam buku Manifesto Komunis atau”Manifesto der Kommunistischen Partei”.
Marxisme merupakan bentuk protes Karl Marx terhadap paham kapitalisme. Ia
menganggap bahwa kaum kapitalisme mengumpulkan uang dengan mengorbankan kaun
proletar. Istilah Marxisme sendiri adalah sebutan bagi pembuka ajaran resmi
Karl Marx yang terutama dilakukan oleh temannya Friedrich Engels.
Friedrich
Eangels adalah tokoh filosof yang hidup semasa dengan Karl Marx, ia merupakan
anak sulung dari seorang pengusaha tekstil di Inggris. Ia melihat kemiskinan
terjadi di lingkungannya kemudian menulis sebuah buku yg berjudul “condition of the working classes in England atau kondisi dari kelas pekerja di inggris. 1844”
Kemudian
karena dipersatukan oleh kesamaan pikiran, pada tahun itu juga Engels mulai
ikut berkontribusi dalam jurnal radikal yang ditulis oleh Karl Marx. Kolaborasi
tulisan Marx dengan Engels yang pertama adalah Tho Holy Family. Mereka berdua
sering disebut dengan “bapak komunisme”. Buku
manifesto komunis ini secara ringkas membahas tentang
1.
Kaum borjuis dan kaum proletar
2.
Kaum proletar dan kaum komunis
3.
Literatur sosialis komunis
4.
Pendirian kaum komunis dalam hubungan dengan berbagai
partai oposisi.
Sebelumnya
telah dijelaskan bahwa kondisi kaum proletar sangat menyedihkan karena dipaksa
untuk bekerja berjam-jam dengan upah minimum sementara hasil pekerjaan mereka
dinikmati oleh kaum kapitalis. Banyak kaum proletar yang hidup didaerah
pinggiran yang kumuh. Marx berpendapat bahwa masalah ini timbul karena adanya
kepemilikan pribadi dan penguasaan kekayaan yang didominasi
orang2 kaya. Untuk menyejahterakan kaum proletar, Marx berpendapat bahwa paham
kapitalisme harus diganti dengan paham komunisme. Menurutnya bila kondisi itu
terus dibiarkan, kaum proletar akan memberontak dan menuntut keadilan. Inilah
dasar dari Marxisme.
Cita-cita
sosialisme sudah di cetuskan jauh sebelum Marx mulai memikirkan revolusi
proletariat. Banyak dari gagasan-gagasan
yang akan menjadi pokok pemikirannya yang di perolehnya dari pemikiran sosialis
sebelumya. Sebaimana telah di tegaskan oleh Theirner, ”Gagasan bahwa kekayaan
dunia ini merupakan milik semua, bahwa pemikiran bersama lebih baik dari pada
milik pribadi. Pemilikan bersama, menurut ajaran ini, akan
menciptakan dunia lebih baik, membuat sama situasi ekonomi semua orang,
meniadakan perbedaan antara miskin dan kaya, menggantikan usaha mengejar
keuntungan pribadi dengan kesejahteraan umum. Dengan demikian sumber segala
keburukan sosial akan di hilangkan, tidak akan ada perang lagi, semua orang
akan menjadi saudara.”

