Senin, 18 Juni 2012

Karl Heinrich Marx Tokoh Filusuf

Dasar-Dasar Pemikiran Karl Heinrich Marx sebagai Tokoh Filusuf Dunia


NAMA            :  Fahrida Rahmawati Ula
NIM                : 13040111130130

DASAR-DASAR FILSAFAT

Komunisme sedang berkeliaran di Eropa bahkan pada abad ke- 20 telah menjadi hantu bagi umat manusia. Sebagian besar abad komunisme menjadi salah satu kekuatan politik dan ideologi terdahsyat di dunia. Partai komunis pernah merebut kekuasaan hampir diseluruh Negara di dunia. Bahkan kita pula tahu bahwa di Indonesia pun terdapat Partai Komunis indonesia yang pernah juga mencapai kekuasaan serta mengancam untuk mengubah negara Pancasila menjadi negara komunis. Namun pada abad ke- 20, komunis telah kehilangan kekuatan terbesarnya yakni dengan kehancuran partai Komunis Indonesia sebagai buntut kudeta Gerakan 30 September.
Di tahun 80 an Komunisme dan Marxisme mulai semakin kelihatan sebagai kekuatan masa lampau yang ketinggalan zaman. Tetapi meskipun kekuatan komunis telah pudar dan tantangan pancaran intelektual pemikiran Karl Marx telah redup, pemikiran yang pernah terasa di sebagian besar negara di dunia ini pun masih menyita perhatian. Ketika tantangannya tidak lagi langsung terasa, pemikiran – pemikiran yang masuk ke dalam Marxisme dan Komunisme justru perlu di teliti kembali mengapa sampai dapat berpengaruh begitu besar.
Hal itu lebih berlaku bagi pemikiran Karl Marx yang menjadi inspirasi dasar “Marxisme” sebagai ideologi kaum buruh, bukan saja menjadi komponen inti ideologi komunisme. Pemikira Marx juga menjadi salah satu rangsangan besar bagi pemikiran sosiologi, ilmu ekonomi, dan filsafat kritis.
Karl Heinrich Marx berasal dari keluarga romawian yahudi. Ia lahir pada tanggal 5 Mei 1818 di Jerman. Ayahnya bernama Herschel yang merupakan rabi atau guru. Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari universitas Berlin. Setelah lulus ia menjadi penulis dan kepala editor di koran Radikal-liberal. Namun karena posisi politisnya, koran ini di tutup oleh pemerintah. Dengan bebas essai2 Marx menyebarkan prinsip2 demokrasi, menolak sifat abstrak filsafat hegelian dan mengkritik habis hal2 yang ia pandang sebagai aksi politik yang prematur.
Marx menyusun sebuah teori  besar yang berkaitan dengam sistem ekonomi, sistem sosial dan sistem politik. Pengikut teori ini disebut sebagai Marxis. Marxisme mencakup materialisme historis serta penerapannya pada kehidupan sosial. Marxisme merupakan dasar teori komunisme modern. Teori ini tertuang dalam buku Manifesto Komunis atau”Manifesto der Kommunistischen Partei”. Marxisme merupakan bentuk protes Karl Marx terhadap paham kapitalisme. Ia menganggap bahwa kaum kapitalisme mengumpulkan uang dengan mengorbankan kaun proletar. Istilah Marxisme sendiri adalah sebutan bagi pembuka ajaran resmi Karl Marx yang terutama dilakukan oleh temannya Friedrich Engels.
Friedrich Eangels adalah tokoh filosof yang hidup semasa dengan Karl Marx, ia merupakan anak sulung dari seorang pengusaha tekstil di Inggris. Ia melihat kemiskinan terjadi di lingkungannya kemudian menulis sebuah buku yg berjudul “condition of the working classes in England atau kondisi dari kelas  pekerja di inggris. 1844”
Kemudian karena dipersatukan oleh kesamaan pikiran, pada tahun itu juga Engels mulai ikut berkontribusi dalam jurnal radikal yang ditulis oleh Karl Marx. Kolaborasi tulisan Marx dengan Engels yang pertama adalah Tho Holy Family. Mereka berdua sering disebut dengan “bapak komunisme”. Buku  manifesto komunis ini secara ringkas membahas tentang
1.      Kaum borjuis dan kaum proletar
2.      Kaum proletar dan kaum komunis
3.      Literatur sosialis komunis
4.      Pendirian kaum komunis dalam hubungan dengan berbagai partai oposisi.
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kondisi kaum proletar sangat menyedihkan karena dipaksa untuk bekerja berjam-jam dengan upah minimum sementara hasil pekerjaan mereka dinikmati oleh kaum kapitalis. Banyak kaum proletar yang hidup didaerah pinggiran yang kumuh. Marx berpendapat bahwa masalah ini timbul karena adanya kepemilikan pribadi dan penguasaan kekayaan yang didominasi orang2 kaya. Untuk menyejahterakan kaum proletar, Marx berpendapat bahwa paham kapitalisme harus diganti dengan paham komunisme. Menurutnya bila kondisi itu terus dibiarkan, kaum proletar akan memberontak dan menuntut keadilan. Inilah dasar dari Marxisme.
Cita-cita sosialisme sudah di cetuskan jauh sebelum Marx mulai memikirkan revolusi proletariat.  Banyak dari gagasan-gagasan yang akan menjadi pokok pemikirannya yang di perolehnya dari pemikiran sosialis sebelumya. Sebaimana telah di tegaskan oleh Theirner, ”Gagasan bahwa kekayaan dunia ini merupakan milik semua, bahwa pemikiran bersama lebih baik dari pada milik pribadi. Pemilikan bersama, menurut ajaran ini, akan menciptakan dunia lebih baik, membuat sama situasi ekonomi semua orang, meniadakan perbedaan antara miskin dan kaya, menggantikan usaha mengejar keuntungan pribadi dengan kesejahteraan umum. Dengan demikian sumber segala keburukan sosial akan di hilangkan, tidak akan ada perang lagi, semua orang akan menjadi saudara.”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar